Author: Komit Putri

389 views

Malaikat Berwajah Teduh

oleh Khoirotun Nisa Senja yang syahdu. Beriringan dengan hembusan pelan nafas sang angin. Nafas yang sejuk. Menggelitik jiwa-jiwa yang berkabut. Sinar sang penerang yang berwarna merah jingga menyambut hangat hamba-hamba haus rindu.  Rindu akan keindahan panorama langit lukisan alam semesta. Langit yang sangat indah, diiringi dengan alunan musik alam raya, sebuah alunan lagu yang kian lama kian menipis. Larut bersama dengan redupnya hangat sinar sang mentari. Adzan berkumandang, suara merdu yang datang dari sebuah Masjid dengan bangunan kuno khas Yogyakarta. Bangunan yang dikelilingi oleh beberapa komplek dengan penghuni yang berjumlah ribuan. Tepatnya Masjid sebuah Pesantren Mahasiswa di Yogyakarta. Di Pesantren inilah tempat para santri menuntut ilmu dan mencari berbagai pengalaman baru seperti kuliah. Di sudut ruang Masjid itu aku duduk dengan terkantuk-kantuk, kepalaku terasa pusing mengamati tiap baris syair-syair berbahasa arab yang harus kuhafalkan. Setiap baris dari sebuah buku kecil yang sudah usang. Berkeriput dan hampir sobek karena air hujan. Sebuah buku yang menjadi pegangan setiap santri di Pesantren itu. Para santri biasa menyebutnya dengan kitab nadloman. Setiap bait-bait yang harus kuhafalkan dan akan kusetorkan setiap ba’dha sholat maghrib. “ Tur, tangi. Udah adzan maghrib lo. Masih aja tidur di pojokan, awas air liurnya netes, hahaha..,”suara menggelegar Toni membuatku yang sedang terkantuk-kantuk itu menjadi terbangun. “Ahh..kowe ki..bikin kaget aja. Ini lho setoranku kurang satu baris lagi. Udah setengah jam gak hafal-hafal huh, “ gumamku sembari bangun dan meletakkan buku...

Read More

Ibu Nyai Alfulaili

Perempuan Yang Wara’ dalam Kesehariannya oleh Khoirotun Nisa (santriwati al-Muhsin) Ibu Nyai Alfulaili adalah seorang perempuan kelahiran Kebumen. Seorang perempuan yang kini hidup dan mengabdi di Yogyakarta bersama dengan sang suami, Abah KH. Nasrul Hadi. Beliau merupakan pengasuh Pondok Pesantren Salafiyyah Al-Muhsin Condongcatur Depok Sleman Yogyakarta. Ibu Nyai Alfulaili merupakan alumni dari Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an An-Nur Ngrukem. Namun karena Bu Nyai Ngrukem yang waktu itu sedang sakit akhirnya beliau memutuskan untuk pindah di Pesantren di Tegalarum Borobudur. Pesantren ini diasuh oleh Ibu Nyai Istiqomah binti KH. Nawawi yang merupakan pendiri Pondok Pesantren An-Nur. Ibu Nyai Alfulalili merupakan putra dari KH Nuruddin, seorang Kiai di kampung waktu itu dan Ibu Nyai Hj. Siti Handasah yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil sebagai guru di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Walau dengan latar belakang dari ibu yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) namun ibu dari Ibu Nyai Alfulaili mengharuskan dari putra-putranya agar kelak menjadi penghafal Al-Qur’an bagi perempuan dan mendalami kitab bagi yang laki-laki.    Semenjak kecil ibu Nyai sudah dididik masalah agama dan terlahir dalam keluarga yang sederhana. Bahkan dulu saat beliau sedang duduk di bangku MI tidak melanjutkan ke jenjang berikutnya karena tidak adanya biaya. Sedangkan ibundanya yang hanya sebagai guru harus menghidupi ke sembilan putra-putrinya waktu itu. Yang pada akhirnya beliau hanya dimasukkan ke Pesantren An-Nur dan Ponpes di Tegalarum Borobudur hingga lulus dan menjadi seorang hafidzoh sampai saat...

Read More

Santri Juga Harus Bisa Berwirausaha

BERITA AL-MUHSIN, WWW.ALMUHSIN.COM AL-MUHSIN – Sejumlah santri putra dan putri Pondok Pesantren Salafiyyah Al-Muhsin Depok Sleman Yogyakarta menghadiri Seminar Santri Innovation & Enterpreneurship Develoment program 2018 di Eastpark Hotel Caturtunggal Depok Sleman Yogyakarta, Sabtu  (3/11). Seminar yang diadakan oleh Pesantren Universitas Islam Indonesia (UII)  ini bekerja sama dengan Kemenpora RI dan dikoordinatori oleh Mustofa Abdul Karim selaku ketua panitia. Acara ini turut mengundang tiga pembicara ternama, mereka merupakan seorang wirausaha yang sudah sukses di bidangnya. Diantaranya Saptuari Sugiharto (owner Kedai Digital, Tengkleng Hohah), Asri Meikawati (owner Coklat Ndalem), dan Bagus Panuntun (Dosen Fakultas Ekonomi UII). Acara ini juga dihadiri...

Read More

Pentingnya Menjaga Niat

Menjadi seorang tokoh maupun idola di masyarakat muslim kini bukan lagi menjadi hal yang asing atau sulit untuk didapatkan bagi sebagian orang. Menjadi seorang qori’, menjadi seorang hafidz, menjadi ahlul kitab, menjadi vocalis sholawat, bahkan menjadi seorang kyai maupun ustadz bisa saja didapatkan dengan mudah. Tergantung dari usaha dan juga didorong oleh bakat yang ia miliki. Pastinya ia yang terlebih dulu punya bakat dalam bidang tertentu punya ambisius lebih untuk mengembangkan bakatnya, didorong dengan usaha sekuat tenaga, bahkan bila perlu harta maupun nyawa lah yang akan jadi korbannya, dan hal itu hanya demi cita-cita mulianya agar bisa menempati profesi...

Read More

PELATIHAN TOEFL PERDANA SANTRIWATI PONDOK PESANTREN AL-MUHSIN YOGYAKARTA

   BERITA AL-MUHSIN, WWW.ALMUHSIN.COM  AL-MUHSIN – Dalam rangka melaksanakan program kerja putri Pondok Pesantren Salafiyyah Al-Muhsin Codongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta periode 2017/2019, kepengurusan bagian Mikat (Minat dan Bakat) mengadakan pelatihan  Bahasa Inggris pada Jum’at malam (19/10/2018). Pelatihan ini rencananaya akan dilaksanakan rutinan setiap ba’da ngaji Bidayatul Hidayah malam Sabtu dengan dikoordinatori oleh kepengurusan bagian mikat, Alfia Virgiandini. Program kerja ini dilaksanakan di aula putri untuk pertama kalinya setelah tahun ajaran baru untuk meneruskan program kerja yang sudah ada di tahun ajaran sebelumnya. Pelatihan Bahasa Inggris ini difasilitatori oleh Yunita Nur Azizah dan Arina Hasbana yang juga merupakan santri putri...

Read More

kategori

video

Loading...