Oleh: Maula Haqul Dafa

 

Apakah kamu tidak melihat

Jejak-jejak para kuku genap

Mereka itu, hendak berjumpa mairat

Mereka itu, hendak dibubuhi sambal dan kecap

 

Apakah kamu tidak mendengar

Lenguhan dabat-dabat berperut empat

Tiada sedikit pun mereka gemetar

Meski dagingnya dibagi berkerat-kerat

 

Apakah kamu tidak membaui

Raksi dari mulut para vegetarian

Yang mana meski terperangkap di bui

Masih tenang seperti di buaian

 

Apakah kamu tidak berpikir

Bahwa mereka belajar dari moyang mereka

Saat Bapak Para Nabi tanpa kikir

Mengayun pedang pada leher putra yang ia cinta

 

Apakah kamu tidak menyadari

Para fakir duduk di luar sedari tadi

Hanya demi menunggu tambahan gizi

Yang tak bisa mereka ganyang tiap hari

 

Jadi kaya itu perlu

Supaya kau tidak jalan sambil lalu

Ketika gema takbir bertalu

Apa kau sudah tahu?