Author: Komit AlMuhsin

Palung

Oleh: Zayyina Millati Ashfa   Apakah tenggelam terasa seperti terperosok dalam busa-busa kasur nan lembut? Apakah mengikuti arus dan terdorong oleh tekanan laut yang kuat bagaikan mengapung damai di angkasa? Apakah pandangan yang menggelap setenang tubuh yang terlelap dalam tidur? Palung adalah tujuan terdalam dari runyamnya nalar dan kacaunya pendirian Entah hidup atau mati Ampas dari unsur remeh bernama angan-angan Hanya pantas ditinggalkan dalam kegelapan Yang tidak semua orang mengerti Maka sosok yang berdiri bertentang dengan ruh yang melayang-layang di dasar laut Sepadan dengan lenyapnya akal budi Ragaku adalah tepi jurang yang menatap kosong pada laut Dan jiwaku bangkai...

Read More

Hewan Kurban: Latar Belakang dan Nilai Ekonomis

Bulan Dzulhijjah adalah bulan disunahkannya menyembelih hewan kurban dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dalam kitab Fathul Qorib, hewan ternak yang dapat dijadikan hewan kurban diantaranya adalah unta (Camelus sp.), sapi (Bos taurus), kerbau (Bubalus bubalis), kambing (Capricornis sp., Capra aegagrus hircus, dsb.), dan domba (Ovis aries). Hewan-hewan tersebut termasuk dari hewan jinak yang dapat diternakkan. Dalam biologi klasifikasi, hewan kurban tergolong dari hewan berkuku genap (Artiodactyla) yang masih masuk dalam kelas Mamalia. Ordo Artiodactyla memiliki sembilan famili. Adapun yang terdapat hewan kurban yaitu Bovidae (sapi, kambing, dan kerbau) dan Camelidae (unta). Bovidae adalah golongan binatang ruminansia (pemamah...

Read More

Idul Qurban

Oleh: Maula Haqul Dafa   Apakah kamu tidak melihat Jejak-jejak para kuku genap Mereka itu, hendak berjumpa mairat Mereka itu, hendak dibubuhi sambal dan kecap   Apakah kamu tidak mendengar Lenguhan dabat-dabat berperut empat Tiada sedikit pun mereka gemetar Meski dagingnya dibagi berkerat-kerat   Apakah kamu tidak membaui Raksi dari mulut para vegetarian Yang mana meski terperangkap di bui Masih tenang seperti di buaian   Apakah kamu tidak berpikir Bahwa mereka belajar dari moyang mereka Saat Bapak Para Nabi tanpa kikir Mengayun pedang pada leher putra yang ia cinta   Apakah kamu tidak menyadari Para fakir duduk di luar...

Read More

Sabda Ilalang Kering

Oleh: Arinazfa   Langit hanyutkan lapisan tanah Seketika lembah jadi plato Tak ada lagi pengikat tanah, ambyar Gas hanya bergumam di udara, terus saja lepas landas Bumi kacau balau, detaknya tak lagi terdengar   Paru-paru bumi, kembalilah, jantung mu nyaris terhenti Sudah lama hutan diterkam oleh cakar beton, sedikitpun tak bersisa Pepohonan dipenggal oleh gergaji, bising suaranya menimbun derita Kanopi hutan menjelma menjadi atap gedung Tak ada lagi mitologi biodiversitas yang merangkul kisah si Kancil Pelestarian hanya dianggap embusan angin yang sejenak lenyap   Ilalang kering pun menitikkan air tangis, sembari berucap lirih, ekornya berkibas oleh angin: Pohon, semak,...

Read More

MEMBAYAR JIN MEMBANGUN MASJID

oleh: Zayyina Millati Ashfa   Pokoknya kami sudah sepakat tanah kosong di pinggir persimpangan jalan itu akan kami gunakan untuk bangun masjid. Tapi malam ini, aku bersama pak RT, pak RW, perangkat desa, dan bapak-bapak lainnya duduk tegang berhadapan dengan ustadz desa yang menolak pembangunan masjid di tanah itu. Katanya tanah kosong di situ tempat membuang jin. Jin? Omong kosong macam apa itu? Jaman sekarang kok masih percaya begituan.  Dari jaman Presiden Soekarno sampai sekarang, alih-alih jin, tempat kosong itu cuma jadi sarang alang-alang dan sesekali kambing liar. Jin? Aiihh…kalau perlu biarkan kami bayar jin-jin di situ biar mereka...

Read More

kategori

video

Loading...